PERATURAN 1 (LAPANGAN)
F UKURAN
Lapangan harus
berbentuk bujur sangkar. Garis samping pembatas lapangan harus lebih panjang
dari garis gawang:
Panjang : Minimal25 m, Maksimal 42 m
Lebar : Minimal 15 m, Maksimal 25 m
Ukuran Pertandingan Internasional:
Panjang : Minimal 38 , maksimal 42 m
Lebar : Minimal 18 m ,Maksimal 22 m
Panjang : Minimal25 m, Maksimal 42 m
Lebar : Minimal 15 m, Maksimal 25 m
Ukuran Pertandingan Internasional:
Panjang : Minimal 38 , maksimal 42 m
Lebar : Minimal 18 m ,Maksimal 22 m
F TANDA LAPANGAN
- Lapangan ditandai
dengan garis. Garis tersebut termasuk garis pembatas lapangan. Garis yang lebih
panjang disebut garis samping (touched line) dan yang lebih pendek disebut
garis gawang (goal line).
- Lebar garis pembatas 8 cm.
- Lapangan dibagi menjadi dua dan diberi garis tengah.
- Titik tengah ditandai pada garis setengah lapangan dan lingkaran pada titik tengah dibuat dengan radius 3 m.
- Lebar garis pembatas 8 cm.
- Lapangan dibagi menjadi dua dan diberi garis tengah.
- Titik tengah ditandai pada garis setengah lapangan dan lingkaran pada titik tengah dibuat dengan radius 3 m.
F DAERAH PENALTI
Daerah Pinalti
ditandai pada masing-masing ujung lapangan sebagai berikut :
- Seperempat Lingkaran, dengan radius 6 m, ditarik sebagai pusat diluar dari masing-masing tiang gawang.
- Seperempat lingkaran digambarkan garis pada sudut kanan hingga garis gawang dari luar tiang gawang. Bagian atas dari masing-masing seperempat lingkaran dihubungkan dengan garis sepanjang 3,16m berbentuk paralel/sejajar dengan garis gawang antara kedua tiang gawang tersebut.
- Seperempat Lingkaran, dengan radius 6 m, ditarik sebagai pusat diluar dari masing-masing tiang gawang.
- Seperempat lingkaran digambarkan garis pada sudut kanan hingga garis gawang dari luar tiang gawang. Bagian atas dari masing-masing seperempat lingkaran dihubungkan dengan garis sepanjang 3,16m berbentuk paralel/sejajar dengan garis gawang antara kedua tiang gawang tersebut.
F TITIK PENALTI
- Titik Pinalti Pertama
digambarkan 6 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dengan jarak yang
sama.
F TITIK PENALTI KEDUA
Titik pinalti pertama
digambarkan di lapangan 10 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang dengan
jarak yang sama.
F TENDANGAN SUDUT
Seperempat Lingkaran
dengan radius 25 cm ditarik di dalam lapangan dari setiap sudut.
F DAERAH PERGANTIAN PEMAIN
Daerah pemain
cadangan terletak pada samping lapangan dengan tempat duduk tim di kedua sisi
yang sama sehingga mempermudah untuk pergantian pemain.
Daerah pergantian
pemain terletak depan tempat duduk pemain cadangan dan dengan panjang 5 m.
Daerah ini ditandai pada masing-masing sisi dengan garis yang memotong garis
samping, dengan lebar garis 8 cm dan panjang 80 cm, dimana 40 cm digambarkan
didalam lapangan dan 40 cm diluar lapangan.
Daerah Bebas berjarak
5 m dari garis tengah dan garis samping. Daerah bebas ini, secara langsung
didepan pencatat waktu dan harus tetap dalam keadaan kosong dan bebas
pandangan.
F GAWANG
Gawang harus
ditempatkan pada bagian tengah dari masing-masing garis gawang. Gawang terdiri
dari dua tiang gawang (goal post) yang sama dari masing-masing sudut dan
dihubungkan dengan puncak tiang oleh palang gawang secara horizontal (cross
bar).
Jarak antar tiang ke
tiang gawang 3 m dan jarak dari ujung bagian bawah tanah ke palang gawang
adalah 2 m.
Kedua tiang gawang
dan palang gawang memiliki lebar dan dalam yang yang sama yakni 8 cm. Jaring
dapat dibuat dari nilon yang diikat ke tiang gawang dan palang gawang
dibahagian belakang yang diberi beban.
F KESELAMATAN
Gawang boleh
dipindahkan, tetapi harus dipasangkan secara aman selama permainan.
F PERMUKAAN LAPANGAN
Permukaan lapangan
harus mulus, rata dan tidak kasar. Disarankan penggunaan kayu atau lantai
parkit, atau bahan buatan lainnya. Yang harus dihindari adalah penggunaan bahan
dari beton atau korn blok.
KEPUTUSAN DAN PENEGASAN
F KEPUTUSAN 1
Jika garis gawang
antara 15 hingga 16m, maka radius seperempat lingkaran hanya diukur sebesar 4m.
Dalam hal ini, tanda titik pinalti tidak lagi ditempatkan pada garis yang
dibatasi daerah pinalti, tetapi berada tetap pada jarak 6m dari titik tengah
antara posisi kedua tiang gawang.
F KEPUTUSAN 2
Penggunaan lapangan
yang datar dan berumput alami, atau rumput buatan diperbolehkan hanya untuk
pertandingan lokal, tetapi tidak untuk pertandingan-pertandingan yang bersifat
Nasional dan Internasional.
F KEPUTUSAN 3
Tanda/titik dapat
digambarkan di luar lapangan, 5 m dari busur pojok pada sudut kanan dan kiri
dari garis gawang untuk memastikan bahwa jarak ini dapat diamati apabila
tendangan sudut dilakukan. Lebar tanda/titik ini adalah 8 cm.
F KEPUTUSAN 4
Tempat duduk pemain
cadangan, berada dibelakang garis pembatas lapangan tepat disamping daerah
bebas yang berada di depan meja pencatat waktu.
PERATURAN 2 (BOLA)
F KUALITAS DAN UKURAN
Bola harus :
- Berbentuk bulat.
- Terbuat dari kulit atau bahan lainnya.
- Minimum diameter 62 cm dan maximum 64 cm.
- Berat bola pada saat pertandingan dimulai minimum 400 gram dan maximum 440 gram.
- Tekanannya sama dengan 0,4 – 0,6 atmosfir (400 – 600 g/cm³).
- Berbentuk bulat.
- Terbuat dari kulit atau bahan lainnya.
- Minimum diameter 62 cm dan maximum 64 cm.
- Berat bola pada saat pertandingan dimulai minimum 400 gram dan maximum 440 gram.
- Tekanannya sama dengan 0,4 – 0,6 atmosfir (400 – 600 g/cm³).
F PENGGANTIAN BOLA RUSAK
Jika bola pecah atau
rusak dalam suatu pertandingan:
- Pertandingan dihentikan sementara.
- Pertandingan dimulai kembali dengan menjatuhkan bola pengganti di tempat dimana bola pertama tersebut rusak.
Jika bola pecah atau menjadi rusak ketika bola tidak dalam permainan pada saat permainan dimulai, tendangan gawang, tendangan pojok, tendangan bebas, tendangan pinalti atau tendangan ke dalam :
- Pertandingan dimulai kembali sesuai dengan peraturan biasa.
- Bola tidak dapat diganti selama pertandingan tanpa ijin dari wasit.
- Pertandingan dihentikan sementara.
- Pertandingan dimulai kembali dengan menjatuhkan bola pengganti di tempat dimana bola pertama tersebut rusak.
Jika bola pecah atau menjadi rusak ketika bola tidak dalam permainan pada saat permainan dimulai, tendangan gawang, tendangan pojok, tendangan bebas, tendangan pinalti atau tendangan ke dalam :
- Pertandingan dimulai kembali sesuai dengan peraturan biasa.
- Bola tidak dapat diganti selama pertandingan tanpa ijin dari wasit.
F KEPUTUSAN 1
Bola dari kulit
laken/bulu (felt ball) tidak diperbolehkan.
F KEPUTUSAN 2
Bola tidak
diperbolehkan memantul kurang dari 55 cm dan tidak boleh lebih dari 65 cm pada pantulan
pertama ketika dijatuhkan dari ketinggian 2 m. Dalam suatu pertandingan atau
kompetisi, hanya bola-bola yang memenuhi persyaratan teknis minimal yang diatur
dalam Peraturan No.2 diperbolehkan untuk digunakan.
Dalam suatu
pertandingan atau kompetisi FIFA dan pertandingan lainnya di bawah pengawasan
konfederasi, penggunaan bola Futsal tergantung pada tiga logo persyaratan yang
tercantum pada bola:
Logo resmi “FIFA APPROVED” atau “FIFA INSPECTED” atau Referensi “International Match Ball Standard”
Logo resmi “FIFA APPROVED” atau “FIFA INSPECTED” atau Referensi “International Match Ball Standard”
Logo yang tertera
pada bola menyatakan bahwa bola tersebut telah diuji secara resmi dan sesuai
dengan persyaratan teknis, masing-masing kategori beda spesifikasi yang diatur
dalam Peraturan No.2, daftar persyaratan tambahan ditentukan pada setiap
kategori dikeluarkan oleh FIFA. Institusi yang ditunjuk oleh FIFA yang akan
melaksanakan pengujian tersebut.
Asosiasi Nasional
dapat menyetujui penggunaan bola yang akan digunakan untuk kompetisinya sendiri
atau pada seluruh kompetisi yang digelar, bola yang digunakan harus memenuhi
salah satu dari tiga persyaratan yang telah ditetapkan dari Peraturan No.2
Apabila asosiasi nasional memperbolehkan penggunaan bola berlogo “FIFA APPROVED” atau “FIFA INSPECTED” untuk kompetisinya sendiri, maka asosiasi nasional juga harus memperkenankan penggunaan bola yang memegang rancangan bebas royalti “Internasional Matchball Standard”.
Apabila asosiasi nasional memperbolehkan penggunaan bola berlogo “FIFA APPROVED” atau “FIFA INSPECTED” untuk kompetisinya sendiri, maka asosiasi nasional juga harus memperkenankan penggunaan bola yang memegang rancangan bebas royalti “Internasional Matchball Standard”.
Didalam kompetisi
FIFA dan kompetisi lainnya dibawah pengawasan konfederasi serta asosiasi
nasional, tidak diperbolehkan bentuk iklan komersial apapun tertera pada bola
tersebut, kecuali untuk plakat kompetisi, penyelenggara kompetisi serta merek
dagang pabrik pembuatnya dengan membatasi ukuran dan jumlah tanda-tanda
tersebut.
PERATURAN 3 (JUMLAH PEMAIN)
F PEMAIN
Dalam setiap
pertandingan dimainkan oleh dua tim, masing-masing tim terdiri dari lima
pemain, salah satu diantaranya adalah penjaga gawang.
F PROSEDUR PERGANTIAN PEMAIN
Pergantian pemain
dapat dilakukan sewaktu-waktu selama pertandingan berlangsung dengan mengikuti
peraturan kompetisi resmi yang dikeluarkan oleh FIFA, konfedarasi atau
asosiasi.
Jumlah pemain cadangan atau pemain pengganti maximum tujuh orang pemain.
Jumlah pergantian pemain selama pertandingan berlangsung tidak dibatasi. Seorang pemain yang telah diganti dapat masuk kembali kedalam lapangan untuk menggatikan pemain lainnya.
Jumlah pemain cadangan atau pemain pengganti maximum tujuh orang pemain.
Jumlah pergantian pemain selama pertandingan berlangsung tidak dibatasi. Seorang pemain yang telah diganti dapat masuk kembali kedalam lapangan untuk menggatikan pemain lainnya.
Pergantian pemain
dapat dilakukan pada saat bola didalam atau diluar permainan dengan mengikuti
persyaratan sebagai berikut:
- Pemain yang ingin meninggalkan lapangan harus melakukannya didaerah pergantiannya sendiri.
- Pemain yang ingin memasuki lapangan harus melakukannya pada daerah pergantiannya sendiri, tetapi dilakukan setelah pemain yang diganti telah melewati batas lapangan.
- Pergantian pemain sangat bergantung kepada kewenangan wasit, apakah dipanggil untuk bermain atau tidak.
- Pergantian dianggap sah ketika pemain pengganti telah masuk lapangan, dimana saat itu pemain tersebut telah menjadi pemain aktif dan pemain yang ia gantikan telah keluar dan berhenti menjadi pemain aktif.
- Pemain yang ingin meninggalkan lapangan harus melakukannya didaerah pergantiannya sendiri.
- Pemain yang ingin memasuki lapangan harus melakukannya pada daerah pergantiannya sendiri, tetapi dilakukan setelah pemain yang diganti telah melewati batas lapangan.
- Pergantian pemain sangat bergantung kepada kewenangan wasit, apakah dipanggil untuk bermain atau tidak.
- Pergantian dianggap sah ketika pemain pengganti telah masuk lapangan, dimana saat itu pemain tersebut telah menjadi pemain aktif dan pemain yang ia gantikan telah keluar dan berhenti menjadi pemain aktif.
Penjaga gawang boleh
berganti tempat dengan pemain lainnya.
F PELANGGARAN DAN SANKSI
Ketika pergantian
pemain sedang dilakukan, seorang pemain cadangan masuk lapangan sebelum pemain
yang akan digantikannya meninggalkan lapangan secara sempurna maka:
- Permainan dihentikan.
- Pemain yang diganti diperintahkan untuk meninggalkan lapangan.
- Pemain pengganti tersebut diperingatkan dan menunjukkan kartu kuning.
- Permainan dimulai kembali dengan melakukan tendangan bebas tidak langsung dilakukan oleh tim lawan dari tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan.
- Jika bola didalam daerah pinalti, tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti, dilakukan dari tempat yang terdekat dengan posisi bola ketika permainan dihentikan.
- Permainan dihentikan.
- Pemain yang diganti diperintahkan untuk meninggalkan lapangan.
- Pemain pengganti tersebut diperingatkan dan menunjukkan kartu kuning.
- Permainan dimulai kembali dengan melakukan tendangan bebas tidak langsung dilakukan oleh tim lawan dari tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan.
- Jika bola didalam daerah pinalti, tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti, dilakukan dari tempat yang terdekat dengan posisi bola ketika permainan dihentikan.
Jika pada saat
pergantian pemain dilakukan, pemain pengganti masuk lapangan atau pemain
pengganti meninggalkan lapangan dilakukan bukan dari tempat atau daerah
pergantian pemain yang telah ditetapkan, maka:
- Permainan dihentikan.
- Pemain yang melanggar diperingatkan dan menunjukkan kartu kuning.
Permainan dimulai kembali dengan tendangan bebas tidak langsung dilakukan oleh tim lawan dari tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan.
- Permainan dihentikan.
- Pemain yang melanggar diperingatkan dan menunjukkan kartu kuning.
Permainan dimulai kembali dengan tendangan bebas tidak langsung dilakukan oleh tim lawan dari tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan.
Jika bola didalam
daerah pinalti, tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti,
dilakukan dari tempat yang terdekat dimana posisi bola berada ketika permainan
dihentikan.
F KEPUTUSAN 1
Pada permulaan
permainan, setiap tim harus bermain dengan lima orang pemain.
F KEPUTUSAN 2
Jika dalam suatu
pertandingan yang sedang berjalan pemain dikeluarkan, maka pemain yang tersisa
kurang tiga pemain (termasuk penjaga gawang), pertandingan harus dihentikan
untuk seterusnya.
F KEPUTUSAN 3
Ofisial tim boleh
berikan instruksi taktik kepada para pemainnya selama pertandingan berlangsung.
Tetapi ofisial tim tidak dapat/tidak boleh mencampuri gerakan para pemain dan
para wasit, dan harus selalu berlaku dengan yang wajar.
PERATURAN 4 (PERLENGKAPAN PEMAIN)
F KESELAMATAN
Seorang pemain tidak
boleh menggunakan peralatan atau memakai apapun yang membahayakan dirinya
sendiri atau pemain lainnya, termasuk bentuk perhiasan apapun.
F DASAR PERLENGKAPAN
Dasar perlengkapan
yang diwajibkan dari seorang pemain adalah:
- Seragam atau kostum.
- Celana pendek – apabila pemain memakai celana dalam stretch pants, warnanya harus sama dengan celana pendek utama.
- Kaos kaki.
- Pengaman kaki (shinguards).
- Sepatu dengan model yang diperkenankan untuk dipakai terbuat dari kain atau kulit lunak atau sepatu gimnastik dengan sol karet atau terbuat dari bahan yang sejenisnya. Penggunaan sepatu adalah wajib.
- Seragam atau kostum.
- Celana pendek – apabila pemain memakai celana dalam stretch pants, warnanya harus sama dengan celana pendek utama.
- Kaos kaki.
- Pengaman kaki (shinguards).
- Sepatu dengan model yang diperkenankan untuk dipakai terbuat dari kain atau kulit lunak atau sepatu gimnastik dengan sol karet atau terbuat dari bahan yang sejenisnya. Penggunaan sepatu adalah wajib.
F SERAGAM ATAU KOSTUM
- Diberi nomor antara
1 – 15 dan harus tampak pada bagian belakang kostum.
- Warna nomor harus berbeda dan lebih kontras dengan warna bajunya.
- Warna nomor harus berbeda dan lebih kontras dengan warna bajunya.
Untuk pertandingan
Internasional, nomornya juga harus tampak pada bagian depan kostum dalam ukuran
yang lebih kecil.
F PENGAMAN KAKI
- Secara keseluruhan
pengaman kaki harus ditutup oleh kaos kaki.
- Terbuat dari bahan yang cocok (karet, plastik atau bahan sejenis).
- Harus memberikan tingkat perlindungan yang cukup.
- Terbuat dari bahan yang cocok (karet, plastik atau bahan sejenis).
- Harus memberikan tingkat perlindungan yang cukup.
F PENJAGA GAWANG
- Penjaga gawang
diperkenankan memakai celana panjang, di bagian luar harus di tutup dengan kaos
kaki.
- Setiap penjaga gawang memakai warna yang mudah membedakannya dari pemain lain serta wasit.
- Jika seorang pemain yang berada diluar lapangan ingin mengganti penjaga gawang, baju yang dipakai penjaga gawang pengganti, oleh pemain tersebut harus ditandai pada bagian belakang dengan nomor pemain itu sendiri.
- Setiap penjaga gawang memakai warna yang mudah membedakannya dari pemain lain serta wasit.
- Jika seorang pemain yang berada diluar lapangan ingin mengganti penjaga gawang, baju yang dipakai penjaga gawang pengganti, oleh pemain tersebut harus ditandai pada bagian belakang dengan nomor pemain itu sendiri.
F PELANGGARAN DAN SANKSI
Untuk setiap
pelanggaran dari Peraturan ini :
- Pemain yang melakukan kesalahan akan diperintahkan oleh wasit untuk meninggalkan lapangan, membetulkan perlengkapannya atau melengkapi salah satu perlengkapan yang hilang atau belum dipakai. Pemain tidak boleh kembali ke dalam lapangan tanpa melapor terlebih dahulu kepada salah seorang wasit, yang kemudian memeriksa perlengkapan pemain tersebut. Pemain diperkenankan masuk kembali, ketika bola berada diluar permainan (when the ball is out of play)
- Pemain yang melakukan kesalahan akan diperintahkan oleh wasit untuk meninggalkan lapangan, membetulkan perlengkapannya atau melengkapi salah satu perlengkapan yang hilang atau belum dipakai. Pemain tidak boleh kembali ke dalam lapangan tanpa melapor terlebih dahulu kepada salah seorang wasit, yang kemudian memeriksa perlengkapan pemain tersebut. Pemain diperkenankan masuk kembali, ketika bola berada diluar permainan (when the ball is out of play)
F MEMULAI KEMBALI PERTADINGAN
Jika Wasit hentikan
permainan (sementara) untuk berikan peringatan dan menunjukkan kartu kuning
terhadap pemain (yang) melakukan pelanggaran.
- Memulai kembali pertandingan dengan tendangan bebas tidak langsung dilakukan pemain dari tim lawan dari tempat bola berada ketika wasit hentikan permainan
KEPUTUSAN
1. Para pemain tidak boleh memperlihatkan kaos dalam yang memuat slogan atau iklan.
Pemain yang melepaskan baju kaos memperlihatkan slogan atau iklan harus diberikan sangsi oleh pengurus bidang kompetisi.
2. Baju kaos harus pakai lengan.
- Memulai kembali pertandingan dengan tendangan bebas tidak langsung dilakukan pemain dari tim lawan dari tempat bola berada ketika wasit hentikan permainan
KEPUTUSAN
1. Para pemain tidak boleh memperlihatkan kaos dalam yang memuat slogan atau iklan.
Pemain yang melepaskan baju kaos memperlihatkan slogan atau iklan harus diberikan sangsi oleh pengurus bidang kompetisi.
2. Baju kaos harus pakai lengan.
PERATURAN 5 (WASIT)
F WEWENANG WASIT
Setiap pertandingan
dipimpin oleh seorang wasit yang memiliki wewenang penuh untuk memegang teguh
Peraturan Permainan sehubungan dengan pertandingan dimana ia telah ditunjuk
untuk memimpinnya, terhitung mulai dari saat ia masuk sampai dengan ia
meninggalkan lapangan tersebut.
F KEKUASAAN DAN TANGGUNG JAWAB WASIT
- Memegang teguh
Peraturan Permainan.
- Membiarkan permainan terus berlanjut ketika terjadi pelanggaran pada salah satu tim, namun pada saat yang sama tim yang dilanggar mempunyai kesempatan untuk mencetak gol. Tetapi, jika kesempatan tersebut tidak dapat diraihnya, wasit tetap akan memberikan hukuman kepada tim yang membuat pelanggaran sebelumnya.
- Mencatat hasil pertandingan sebagai bahan laporan pertandingan, termasuk memberikan hukuman terhadap para pemain dan/atau ofisial tim pada insiden lainnya yang terjadi sebelum, selama dan seusai pertandingan.
- Bertindak sebagai pencatat waktu jika ofisial/petugas yang ditetapkan, tidak hadir.
- Menghentikan, menunda atau mengakhiri pertandingan untuk setiap pelanggaran peraturan atau yang disebabkan oleh bentuk campur tangan luar.
- Memberikan hukuman terhadap pemain yang salah dan mengeluarkan pemain tersebut.
- Memastikan/menjamin bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berkepentingan masuk kedalam lapangan.
- Menghentikan pertandingan jika, menurut pendapatnya, seorang pemain terluka parah dan memastikan bahwa ia dipindahkan dari lapangan.
- Memperkenankan permainan diteruskan hingga bola keluar lapangan permainan jika seorang pemain, menurut pendapatnya, hanya cidera ringan.
- Memastikan bahwa setiap bola yang digunakan memenuhi persyaratan dari Peraturan No.2
- Membiarkan permainan terus berlanjut ketika terjadi pelanggaran pada salah satu tim, namun pada saat yang sama tim yang dilanggar mempunyai kesempatan untuk mencetak gol. Tetapi, jika kesempatan tersebut tidak dapat diraihnya, wasit tetap akan memberikan hukuman kepada tim yang membuat pelanggaran sebelumnya.
- Mencatat hasil pertandingan sebagai bahan laporan pertandingan, termasuk memberikan hukuman terhadap para pemain dan/atau ofisial tim pada insiden lainnya yang terjadi sebelum, selama dan seusai pertandingan.
- Bertindak sebagai pencatat waktu jika ofisial/petugas yang ditetapkan, tidak hadir.
- Menghentikan, menunda atau mengakhiri pertandingan untuk setiap pelanggaran peraturan atau yang disebabkan oleh bentuk campur tangan luar.
- Memberikan hukuman terhadap pemain yang salah dan mengeluarkan pemain tersebut.
- Memastikan/menjamin bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berkepentingan masuk kedalam lapangan.
- Menghentikan pertandingan jika, menurut pendapatnya, seorang pemain terluka parah dan memastikan bahwa ia dipindahkan dari lapangan.
- Memperkenankan permainan diteruskan hingga bola keluar lapangan permainan jika seorang pemain, menurut pendapatnya, hanya cidera ringan.
- Memastikan bahwa setiap bola yang digunakan memenuhi persyaratan dari Peraturan No.2
F KEPUTUSAN WASIT
Semua keputusan wasit
mengenai fakta yang berhubungan dengan permainan adalah final dan tidak dapat
dirubah.
Wasit dan wasit kedua hanya dapat merubah keputusannya, jika menyadari bahwa mereka membuat kesalahan atau jika mereka beranggapan itu perlu dilakukan, asalkan permainan belum dimulai kembali atau pertandingan (belum) diakhiri.
Wasit dan wasit kedua hanya dapat merubah keputusannya, jika menyadari bahwa mereka membuat kesalahan atau jika mereka beranggapan itu perlu dilakukan, asalkan permainan belum dimulai kembali atau pertandingan (belum) diakhiri.
F KEPUTUSAN 1
Jika wasit dan wasit
kedua, secara bersamaan mengeluarkan sinyal pelanggaran secara bersamaan dan
terdapat perbedaan keputusan, maka tetap keputusan wasitlah yang dibenarkan.
F KEPUTUSAN 2
Wasit dan wasit
kedua, memiliki hak memperingatkan atau mengeluarkan pemain, tetapi jika
terjadi perbedaan diantara mereka, maka tetap keputusan wasitlah yang
dibenarkan.
PERATURAN 6 (WASIT KEDUA)
TUGAS:
Wasit kedua ditunjuk untuk menjalankan sisi lapangan yang berlawanan dari posisi wasit. Ia juga diperkenankan menggunakan peluit. Wasit kedua membantu wasit untuk mengawasi pertandingan sesuai dengan Peraturan Permainan.- Memiliki kekuasaan untuk menghentikan permainan untuk setiap pelanggaran Peraturan.
- Memastikan bahwa pergantian pemain dilakukan dengan baik.Dalam hal ini sering terjadi dimana tindakan yang diambil wasit kedua tidak sesuai dengan yang telah ditentukan, maka wasit dapat membebas tugaskan wasit kedua dari tugas-tugasnya dan mengatur pergantian wasit kedua. Seusai pertandingan melaporkannya kepada pejabat yang berwenang.KEPUTUSAN
Penggunaan wasit kedua diwajibkan pada pertandingan Internasional.
TUGAS:
Wasit kedua ditunjuk untuk menjalankan sisi lapangan yang berlawanan dari posisi wasit. Ia juga diperkenankan menggunakan peluit. Wasit kedua membantu wasit untuk mengawasi pertandingan sesuai dengan Peraturan Permainan.- Memiliki kekuasaan untuk menghentikan permainan untuk setiap pelanggaran Peraturan.
- Memastikan bahwa pergantian pemain dilakukan dengan baik.Dalam hal ini sering terjadi dimana tindakan yang diambil wasit kedua tidak sesuai dengan yang telah ditentukan, maka wasit dapat membebas tugaskan wasit kedua dari tugas-tugasnya dan mengatur pergantian wasit kedua. Seusai pertandingan melaporkannya kepada pejabat yang berwenang.KEPUTUSAN
Penggunaan wasit kedua diwajibkan pada pertandingan Internasional.
PERATURAN 7 (PENCATAT WAKTU DAN WASIT KETIGA)
F TUGAS DAN KEWAJIBAN
Seorang pencatat
waktu (Timekeeper) dan adanya wasit ketiga adalah penunjukan. Mereka duduk
disisi luar pada pertengahan lapangan, disisi yang sama dengan daerah
pergantian pemain. Seorang pencatat waktu dan wasit ketiga dilengkapi dengan
jam/pencatat waktu yang sesuai (chronometer) serta peralatan yang diperlukan
lainnya untuk mengakumulasi jumlah pelanggaran yang dilakukan, yang disediakan
oleh asosiasi atau klub pemilik lapangan.
F PENCATAT WAKTU
Memastikan bahwa lama
waktu disesuaikan dengan ketentuan Peraturan No.8 dengan:
- Menjalankan jam penghitung/pencatat waktu (chronometer) setelah tendangan permulaan (kick-off).
- Menghentikan jam (chronometer) ketika bola tidak dalam permainan.
- Memulai kembali permainan setelah tendangan kedalam, gol (bola masuk gawang), tendangan sudut, tendangan bebas, tendangan dari titik pinalti atau titik pinalti kedua, waktu time-out atau wasit menjatuhkan bola.
- Memeriksa waktu time-out (waktu sela) satu menit.
- Memeriksa tepat dua menit sewaktu menghukum ketika pemain telah dikeluarkan (send off).
- Menunjukkan akhir dari paruh pertama permainan dan akhir dari pertandingan, akhir dari perpanjangan waktu serta akhir dari time out dengan peluit atau bunyi sinyal lainnya berbeda dengan yang digunakan oleh wasit.
- Mencatat seluruh time-out yang tersisa bagi masing-masing tim, memberitahukan wasit dan tim dengan benar serta memberikan ijin untuk time-out ketika diminta oleh pelatih kedua tim (Peraturan No.8)
- Mencatat lima kesalahan pertama yang dilakukan oleh masing-masing tim, yang dicatat oleh wasit dalam setiap babak dalam pertandingan dan memberi sinyal ketika kesalahan kelima sudah dilakukan oleh salah satu tim.
- Menjalankan jam penghitung/pencatat waktu (chronometer) setelah tendangan permulaan (kick-off).
- Menghentikan jam (chronometer) ketika bola tidak dalam permainan.
- Memulai kembali permainan setelah tendangan kedalam, gol (bola masuk gawang), tendangan sudut, tendangan bebas, tendangan dari titik pinalti atau titik pinalti kedua, waktu time-out atau wasit menjatuhkan bola.
- Memeriksa waktu time-out (waktu sela) satu menit.
- Memeriksa tepat dua menit sewaktu menghukum ketika pemain telah dikeluarkan (send off).
- Menunjukkan akhir dari paruh pertama permainan dan akhir dari pertandingan, akhir dari perpanjangan waktu serta akhir dari time out dengan peluit atau bunyi sinyal lainnya berbeda dengan yang digunakan oleh wasit.
- Mencatat seluruh time-out yang tersisa bagi masing-masing tim, memberitahukan wasit dan tim dengan benar serta memberikan ijin untuk time-out ketika diminta oleh pelatih kedua tim (Peraturan No.8)
- Mencatat lima kesalahan pertama yang dilakukan oleh masing-masing tim, yang dicatat oleh wasit dalam setiap babak dalam pertandingan dan memberi sinyal ketika kesalahan kelima sudah dilakukan oleh salah satu tim.
F WASIT KETIGA
Wasit ketiga membantu
mencatat waktu:
- Mencatat lima kesalahan pertama yang dilakukan oleh masing-masing pemain disetiap babak dicatat oleh para wasit dan memberi sinyal jika kesalahan kelima sudah dilakukan oleh salah satu tim.
- Mencatat penghentian permainan dan alasan-alasannya.
- Mencatat nomor pemain yang mencetak gol.
- Mencatat nama-nama serta nomor pemain yang mendapat peringatan dan dikeluarkan.
- Memberikan/menyediakan informasi yang relevan mengenai permainan.
- Mencatat lima kesalahan pertama yang dilakukan oleh masing-masing pemain disetiap babak dicatat oleh para wasit dan memberi sinyal jika kesalahan kelima sudah dilakukan oleh salah satu tim.
- Mencatat penghentian permainan dan alasan-alasannya.
- Mencatat nomor pemain yang mencetak gol.
- Mencatat nama-nama serta nomor pemain yang mendapat peringatan dan dikeluarkan.
- Memberikan/menyediakan informasi yang relevan mengenai permainan.
Dalam kejadian campur
tangan yang tidak pantas/diluar batas dilakukan oleh pencatat waktu atau wasit
ketiga, maka wasit akan membebas tugaskan mereka, mengatur penggantinya serta
melaporkan kepada pihak atau pejabat yang berwenang, seusai pertandingan.
Dalam hal cidera,
wasit ketiga dapat mengganti wasit atau wasit kedua.
F KEPUTUSAN 1
Untuk pertandingan
Internasional, diwajibkan untuk menggunakan pencatat waktu dan wasit ketiga.
F KEPUTUSAN 2
Untuk pertandingan
Internasional, jam pencatat waktu (chronometer) yang digunakan harus
disesuaikan dengan seluruh fungsi-fungsi yang diperlukan (pencatatan waktu yang
tepat, alat untuk mencatat sewaktu menghukum dua menit bagi empat pemain secara
serentak/simultaneous), serta memantau pengumpulan kesalahan oleh masing-masing
tim selama setiap babak permainan.
sumber: http://www.akemapa.com/2007/05/08/peraturan-futsal-fifa/
gambar: http://google.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar